Jumat, 25 November 2016

SMPN 2 MALANG

SEJARAH BERDIRINYA SMP NEGERI 2 MALANG

Seiring dengan penataan kembali SMP di kota Malang dan perkembangan jumlah lulusan SD, maka Pemerintah Kota Malang berusaha terus menambah SMP Negeri baru sejak tahun pelajaran 2005/2006 telah berdiri SMP Negeri sebanyak 24 buah.

Sekolah yang dulunya merupakan sebuah tangsi (markas) Belanda dan Jepang, setelah kemerdekaan tempat ini digunakan untuk sekolah SMP yang dikelola oleh sebuah yayasan PGI (Persatuan Guru Indonesia) sehingga diberi nama SMP PGI. Berdasarkan SK Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan No. 3957 B, tanggal 3 Juni 1950 dan untuk menyempurnakan penyelenggaraan pelajaran maka pengelolanya diambil alih oleh Kementerian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan yang selanjutnya diberi nama SMP Negeri II Malang, Pada saat pertama kali SMP ini diresmikan dipimpin oleh Pjs Mochammad Soekarto yang sekaligus merupakan Kepala Sekolah pertama.

Dilihat dari jumlah gedung pada saat SMP berdiri ada 16 ruang belajar dan dengan berjalannya waktu SMP Negeri 2 Malang sudah memiliki 27 ruang kelas belajar dan 15 ruang pendukung Kegiatan belajar Mengajar.

Dengan sarana prasarana yang telah mencukupi maka SMP Negeri 2 Malang sejak tahun pelajaran 2004/2005 masuk pagi seluruhnya.
SMP NEGERI 2 MALANG termasuk SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN) dng. No. 960/C3/Kp/2005 Ttg. Penetapan Sekolah Menengah Pertama Standar Nasional th. Anggaran 2005.

SMP Negeri (SMPN) 2 Malang, merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri yang ada di ProvinsiJawa TimurIndonesia.Di jalan Prof Much. Yamin 60 Malang. Sama dengan SMP pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMPN 2 Malang ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas VII sampai Kelas IX
Pada tahun 2007, sekolah ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan sebelumnya dengan KBK.Sekolah ini mulai tahun 2013 berganti ke Kurikulum 2013 (K13).Daya tampungan sekolah ini sangatlah banyak hingga +1000 orang siswanya. Sekolah ini Pada siang hari juga dipakai oleh SMPTN 1 Malang .
Sekolah ini berada di depan SMP NEGERI 9 Malang, tetapi SMPN 2 Malang dibangun lebih dulu tepatnya pada tanggal 1 Juni 1950, dan termasuk dalam jajaran SMP tertua di Kota Malang


 a. Segi empat menunjukkan bahwa pendidikan di SMP Negeri 2 Malang terdiri dari 4 komponen yaitu Masyarakat Lingkungan Siswa, Guru dan Orang tua Peserta Didik, sehingga keempat komponen akan bekerja bersama untuk mewujutkan cita-cita mengembangkan dunia pendidikan melaui IPTEK yang di dasar Iman dan Taqwa yang kuat.
b. SATWIMABA kepanjangan dari
SATATA WIYATA MANDALANING BANGSA
Yang artinya bahwa SMP Negeri 2 adalah tempat mendidik mencetak generasi muda untuk menjadi pemimpin bangsa. Dalam hal ini yang dimaksud dengan pemimpin bangsa bukan sekedar sebagai pejabat negara, tetapi termasuk di dalamnya pemimpin dalam semua kegiatan masyarakat, baik ekonomi politik maupun sosial baik di tingkat wilayah, daerah sampai tingkat pusat.

c. Warna Kuning menunjukkan tempat harapan untuk mencurahkan segala cita-cita yang luhur berdasarkan Pancassila dan UUD 1945.

d. Bejana biru dengan bergambar obor menunjukan bahwa walaupun SMP Negeri 2 Malang berada di tengah-tengah keramaian kota, masih ada tempat yang asri dan tenang untuk mengasah ilmu guna penerang dalam mencapai tujuan dan cita –cita sesuai dengan pelita hati setiap insan manusia.di segala lapisan dan strata sosial.

e. Angka 2 menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 , merupakan sekolah tempat mendidik buah hati kedua orang tua yang saling sayang menyayangi, untuk menghidupkan dan mengembangkan dunia pendidikan sesuai tuntutan jaman. 

-Visi dan Misi-

 VISI

UNGGUL DALAM MUTU BERPIJAK PADA BUDAYA BANGSA

INDIKATOR :
1. Unggul dalam pengembangan kurikulum
3. Unggul dalam proses pembelajaran berdasarkan Imtaq
4. Unggul dalam proses pembelajaran berdasarkan Iptek
5. Unggul dalam SDM yang didasari dengan Imtaq
6. Unggul dalam Prestasi Akademik
7. Unggul dalam Prestasi Non Akademik
8. Unggul dalam Kelulusan
9. Unggul dalam Penggalangan Pemberdayaan Pembiayaan Sekolah

 MISI :
1. Mengembangkan kurikulum
2. Meningkatkan dan mnengembangkan Media Pembelajaran
3. Mengoptimalkan tenaga kependidikan dalam melaksanakan proses
belajar mengajar secara disiplin.
4. Mengembangkan kwalitas kinerja tenaga kependidikan dan tenaga
administrasi
5. Melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien
6. Melaksanakan penilaian secara periodik
7. Mengoptimalkan kegiatan pengembangan diri
8. Meningkatkan dan mengoptimalkan mutu lulusan
9. Menggalang partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu
sekolah baik fisik maupun non fisik 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar