Kode Etik Pramuwisata
- Pramuwisata harus mampu menciptakan kesan penilaian yang baik atas daerah, negara bangsa,dan kebudayaan.
- Pramuwisata dalam menjalankan tugasnya, harus mampu menguasai diri, senang, segar, rapi,bersih, serta berpenampilan yang simpatik.
- Pramuwisata harus mampu menciptakan suasana gembira dan sopan menurut kepribadian Indonesia.
- Pramuwisata harus mampu memberikan pelayanan dan perlakuan yang sama kepada wisatawan dengan tidak meminta tips, tidak menjanjakan barang, dan tidak meminta komisi.
- Pramuwisata mampu memahami latar belakang asal-usul wisatawan serta mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan agar mematuhi hukum, peraturan, adat istiadat yang berlaku dan ikut melestarikan obyek.
- Pramuwisata mampu menghindari timbulnya pembicaraan serta pendapat yang dapat mengundang perdebatan mengenai kepercayaan, adat istiadat, agama, ras, dan sistem politik sosial negara asal wisatawan.
- Pramuwisata berusaha memberikan keterangan yang abik dan benar apabila ada hal" yang belum dapat dijelaskan, maka pramuwisata harus beerusaha mencari keterangan mengenai hal tersebut, dan selanjutnya menyampaikan kepada wisatawan dalam kesempatan berikutnya.
- pramuwisata tidak dibenarkan mencemarkan nama baik perusahaan, teman sejawat(seprofesi), dan unsur" pariwisata lainnya.
- Pramuwisata tidak dibenarkan menceritakan masalah pribadinya yang bertujuan untuk menimbulkan rasa belas kasihan dari wisatawan.
- Pramuwisata pada saat perpisahan mampu memberikan kesan yang baik agar wisatawan ingin berkunjung kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar